Minggu, 09 Januari 2022

Pangeran koro (blega)

Nama : sufah agustia s
Matkul : pengantar kebudayaan

Sejarah pangeran makam agung blega

Pangeran blega memiliki nama asli pangeran koro, beliau adalah cicit dari raja pertama arosbaya yakni ki demung, pangeran blega merupakan anak ke tiga dari lima bersaudara, yakni : siding gili, pangeran tengah, pangeran koro (blega), pangeran emas dan ayu mas kuning.

  Pada usia 15 tahun ia dikirim oleh ayahnya ke blega oleh ayahnya yakni ki pratano (raja arosbaya), sedangkan di arosbaya diberikan kepada kakaknya yakni pangeran tengah. Dikisahkan ketika masa kejayaannya pangeran koro memimpin kerajaan blega terjadi kesalah pahaman antara pangeran tengah (raja arosbaya) dengan pangeran koro (blega) yang disebabkan karena upeti.
Pangeran blega tidak membayar upeti selama dua (2) tahun, akibatnya pangeran tengah mengirim utusan untuk menagih upeti tersebut, disaat itulah penjaga gerbang (sekarang di ds bates, blega ) memberitahu kepada pangeran blega bahwa ada prajurit arosbaya datang dengan persenjataan lengkap, kemudian pangeran blega mengutus patihnya yakni pangeran macan putih kembar dan berhasil menaklukkan prajurit utusan arosbaya.

Selang beberapa hari kemudian penjaga gerbang kembali memberitahu pangeran blega bahwa ada sekumpulan prajurit yang menuju ke arah kerajaan, yang tak lain adalah prajurit arosbaya yang mengamuk karena di peperangan sebelumnya gugur, seketika itu pangeran macan putih diutus untuk memerangi prajurit arosbaya, pada waktu itu peperangan terjadi bertepatan dengan waktu magrib, seorang prajurit menghidupkan lampu (dhemar) dan sekarang makam prajurit tersebut di namai makam padhemaran yang letaknya tidak jauh dari maakam agung.

Mereka pun berperang, pangeran macan putih memimpin bersama ki panumbak (orang yang ahli menumbak), prajurit arosbaya kocar kacir kwalahan dan kembali dengan membawa kekalahan yang kedua kalinya.

Pangeran macan putih adalah orang kepercayaan pangeran koro(blega), ia pun diberikan sebuah baju oleh pangeran tengah, saudara pangeran blega dan juga pangeran arosbaya pada masa tersebut.Tanpa disadarinya baju tersebut sudah diracun sehingga pangeran macan putih wafat (1596).
-pasareannya sekarang berada di kamoung karang kemasan, blega, kabupaten bangkalan, madura.


To continued...


Tidak ada komentar: